RSS

KIRIM ARTIKEL

SILAHKAN MENULISKAN ARTIKEL DI KOLOM KOMEN. ARTIKEL HARUS MEMILIKI KANDUNGAN KEILMUAN YANG OTENTIK TIDAK PALSU ATAU BOHONG.
PENYALAHGUNAAN PADA HALAMAN INI AKAN MENGAKIBATKAN HIDUP PENUH DENGAN KESUSAHAN. JIKA KEBAIKAN YANG ANDA AMALKAN, NISCAYA AKAN MENUAI KEBAHAGIAAN
DI DUNIA MAUPUN DIAKHERAT. SALAH SATU AMAL YG MENYELAMATKAN ANDA DARI API NERAKA ADALAH ILMU YG BERMANFAAT YANG ANDA BERIKAN KEPADA ORANG LAIN.

 

19 responses to “KIRIM ARTIKEL

  1. ki bangun joyo

    11 Januari 2012 at 11:48 AM

    Hizib Nashor yang dikenal oleh umum biasanya adalah Hizib Nashor yang berasal dari Syekh Abul Hasan Asysyadzili, dalam kesempatan ini saya tampilkan sebuah Hizib Nashr dari Hujjatul Islam Wabarakatul’anam Al Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad. Semoga bermanfaat adanya.
    بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيمِ
    Teks Arab Dan Terjemahan Hizb An Nashr
    Hujjatul Islam Wabarakatul’anam Al Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad
    بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيمِ
    إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينَا
    Sungguh kami bukakan kemenangan bagimu dengan kemenangan yang seluas – luasnya,
    لِيَغْفِرَ لَكَ اللهُ مَا تَقَدَّ مَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ
    Agar Allah memberikan limpahan pengampunan untukmu dari dosa – dosamu yang terdahulu dan yang akan datang,
    وَ يُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَ يَهْدِ يَكَ صِرَ اطًا مُسْتَقِيمًا
    Dan menyempurnakan kenikmatan Allah SWT, untukmu wahai Muhammad dan memberimu jalan yang sebenar – benarnya,

    وَ يَنْصُرَ كَ اللهُ نَصْرً ا عَزِ يزً ا
    Dan Dia Allah akan memberikan pertolongan kepadamu dengan pertolongan yang dasyat.
    وَكَانَ عِنْدَ اللهِ وَجِيْهًا
    Dan sungguh engkau itu disisi Allah, dan milik Allah -lah segala kewibawaan.
    وَجِيْهًا فىِ الدُّ نْيَا وَاْلأَ خِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّ بِيْنَ
    Kewibawaan di dunia dan di akhirat dan kewibawaan yang ada pada hamba – hamba yang dekat kepada Allah.
    َوجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَتِ وَاْلأَرْضَ
    kuhadapkan jiwa hatiku kepada yang menciptakan langit dan bumi.
    بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيمِ
    Dengan Nama Allah yang maha melimpahkan kasih sayang kepada seluruh makhluknya, dan kasih sayang kepada hambanya yang beriman.
    نَصْرٌ مِّنَ اللهِ وَفَتْحٌ قَرِيْبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْ مِنِيْنَ
    Pertolongan dari Allah segera datang dan kemenangan sudah dekat waktunya,
    Dan beri kabar kepada orang – orang yang beriman,
    يَأَ يُّهَا الَّذِ يْنَ ءَامَنُوْا كُوْنُوا أَنْصَارَ اللهِ
    Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang – orang yang menolong agama Allah,
    كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَ ارِيِّنَ مَنْ أَنْصَارِى إِلَى اللهِ
    Sebagaimana berkata Isa bin Maryam (as) kepada kaumnya yaitu kaum Hawari, Siapa yang menolong aku kejalan Allah,
    قَالَ الْحَوَ ارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَار للهِ
    maka berkatalah kaum Hawari “kamilah yang akan menolong agama Allah”.
    الله لآ اِلَهَ اِلاَّهُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ
    Allah, tiada Tuhan selain Dia, Maha Hidup dan Maha berdiri sendiri dan Maha menegakkan
    لاَ تَاْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ
    Tiadalah Allah SWT itu lupa dan tiadalah Allah SWT itu tidur
    لَهُ مَافِى السَّمَوَاتِ وَمَافِى اْلاَرْضِ
    Miliknyalah apa – apa yang ada dilangit dan apa-apa yang ada di bumi
    مَنْ ذَاالَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ اِلاَّ بِإِذْنِهِ
    Siapa yang memiliki kekuatan memberi pertolongan di sisi Allah kecuali dengan izin –Nya
    يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِ يْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ
    Dialah Allah yang Maha tau apa – apa yang ada didepan mereka dan apa – apa yang dibelakang mereka (yang akan datang dan yang telah lalu)
    وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ اِلاَّبِمَا شَاءَ
    Tiadalah seseorang itu bisa merangkul dan memahami segala sesuatu dari ilmu – ilmu Allah terkecuali dengan kehendak Allah
    وَسِعَ كُرْ سِيُّهُ السَّمَوَ اتِ وَاْلاَ رْضَ
    Seluas kursinya Allah itu seluas langit dan bumi
    وَلاَ يَؤُدُهُ حِفْظُهُمَاوَهُوَ اْلعَلِيُّ اْلعَلِيُّ اْلعَظِيْمُ
    Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
    بِسْمِ اللهِ الرَّ حْمَنِ الرَّ حِيمِ
    Dengan Nama Allah yang maha melimpahkan kasih sayang kepada seluruh makhluknya dan kasih sayang kepada hambanya yang beriman
    لَوْاَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَاَيْتَهُ
    Kalau sekiranya kami menurunkan Al Qur’an ini kepada sebuah gunung

    خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللهِ
    pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah
    وِتِلْكَ اْلاَمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ
    Dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.
    هُوَاللهُ الَّذِيْ لاَاِلَهَ اِلاَّ هُوَعَالِمُ اْلغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ
    Dialah Allah Yang Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata
    هُوَالرَّحْمَنُ الرَّحِيْمُ
    Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
    هُوَاللهُ الَّذِيْ لآ اِلَهَ اِلاَّ هُوَاْلمَلِكُ اْلقُدُّوْسُ السَّلاَمُ اْلمُؤْمِنُ اْلمُهَيْمِنُ اْلعَزِيْزُاْمجَبَارُ اْلمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللهِ عَمَّايُشْرِ كُوْنَ
    Dialah Allah yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
    هُوَاللهُ اْمخَالِقُ اْلبَارِئُ اْلمُصَوِّرُلَهُ اْلاَسْمَاءُ اْمحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَافِى السَّمَوَاتِ وِاْلاَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيْزُاْمحَكِيْمِ
    Dialah Allah Yang Maha Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk rupa, Yang mempunyai Nama – Nama yang paling baik, Bertasbih kepada –Nya apa yang ada di langit dan di bumi, Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
    اُعِيْذُ نَفْسِيْ بِاللهِ تَعَا لَى مِنْ كُلِّ مَايَسْمَعُ بِاُذُنَيْنِ
    Aku memperlindungkan diriku dengan Allah ta’ala, Dari semua yang mendengar dengan dua telinga (yaitu manusia, jin dls)
    وَيُبْصِرُبِعَيْنَيْنِ وَيَمْشِيْ بِرِجْلَيْنِ وَيَبْطِشُ بِيَدَيْنِ وَيَتَكَّمُ بِشَفَتَيْنِ
    Dan melihat dengan kedua mata, dan berjalan dengan dua kaki dan yang membela diri dan menyerang dengan kedua tangan, dan berbicara dengan dua bibirnya
    حَصَّنْتُ نَفْسِيْ بِاللهِ الْخَالِقِ اْلاَ كْبَرِ
    Aku memperlindungkan diriku dengan Allah Yang Maha pencipta, Yang Maha agung
    مِنْ شَرِّمَااَخَافُ وَاَحْذَرُ . مِنَ الجِنِّ وَاْلاِنْسِ . وَاَنْ يَحْضُرُوْنِ
    Dari semua keburukan – keburukan yang aku risaukan dan aku takutkan, Dari kaum jin dan kaum manusia, Dan dari kedatangan jin dan manusia musuh – musuh kami.
    عَزَّجَارُهُ وَجَلَّ ثَنَاؤُهُو
    Dialah Allah selalu membela hamba – hambanya yang dekat kepada – Nya,
    Dan Allah itu Maha memuliakan orang – orang yang memuji –Nya
    وَتَقَدَّ سَتْ اَسْمَاؤُ هُ وَ
    Dan Maha Agung dan suci nama – nama Allah
    لاَاِلَهَ غَيْرُهُ اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَجْعَلُكَ فِى نُحُوْرِاَعْدَاِئِي
    Tiada Tuhan Selain –Nya, Wahai Allah aku jadikan Kau mencengkram semua leher musuh – musuhku
    وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شُرُوْرِهِمْ وَتَحَيُّلِهِمْ وَمَكْرِهِمْ وَمَكَا ئِدِهِمْ
    Dan aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan mereka,
    Dan dari semua fitnah – fitnah mereka, dan dari tipu daya mereka,
    Dan apa yang mereka rencanakan untuk mencelakakanku.
    اَطْفِئْ نَارَمَنْ اَرَادَ.بِي عَدَاوَةً مِنَ الْجِنِّ وَاْلاِنْسِ
    Padamkan api kemarahan mereka yang memusuhi aku dari kaum jin dan manusia
    يَاحَافِظُ يَاحَفِيْظُ
    Wahai yang Maha Menjaga, wahai yang Maha menguasai segala penjagaan
    يَاكَافِى يَامُحِيْطُ
    Wahai yang Maha mencukupi, wahai yang maha melindungi
    سُبْحَانَكَ يَارَبِّ
    Maha Suci Engkau wahai Rabb, Yang Memiliki alam semesta
    مَااَعْظَمَ شَاْنَكَ وَاَعَزَّسُلْطَانَكَ
    Betapa Agung Penciptaan –Mu dan betapa Dasyatnya Kerajaan –Mu

    تَحَصَّنْتُ بِاللهِ وَبِأْسْمَاءِ اللهِ وَبِاَيَاتِ اللهِ وَمَلاَ ئِكَةِ اللهِ وَاَنْبِيَاءِ اللهِ وَرُسُلِ اللهِ وَالصَّالِحِيْنَ مِنْ عِبَ دِاللهِ
    Aku menjadikan Allah sebagai bentengku, dengan nama – nama Allah sebagai bentengku, dengan ayat – ayat Allah sebagai bentengku dan malaikat – malaikat Allah sebagai bentengku, dan nabi – nabi Allah sebagai bentengku, dan Rasul – rasul Allah sebagai bentengku, dan sholihin sebagai bentengku
    حَصَّنْتُ نَفْسِيْ بِ لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَاَلِهِ وَسَلَّم
    Aku membentengi diriku dengan Laaillahaillahu muhammadarrasulullah saw,
    اَللَّهُمَّ اُحْرُسْنِيْ بِعَيْنِكَ الَّتِىْ لاَتَنَامُ
    Wahai Allah jagalah diriku dengan penglihatan -Mu yang tidak pernah tertidur
    وَاكْنُفْنِيْ بِكَنَفِكَ الَّذِ يْ لاَيُرَامُ
    Dan lindungilah aku dengan perlindungan -Mu yang tiada pernah terfikirkan kehebatan dan kesempurnaannya
    وَارْحَمْنِيْ بِقُدْرَتِكَ عَلَيَّ فَلاَ اَهْلِكُ وَاَنْتَ ثِقَتِيْ وَرَجَائِيْ
    Dan sayangilah aku dengan ketentuan – ketentuan –Mu atasku hingga tiadalah aku celaka selama aku berharap kepada -Mu dan berpegang teguh kepada –Mu
    يَاغِيَاثَ اْلمُسْتَغِيْثِيْنَ ( ثلاثا
    Wahai yang Maha mendengar semua yang memohon pertolongan 3x
    يَادَرَكَ الْهَا لِكِيْنَ ( ثلاثا
    Wahai Yang Maha Menjawab semua orang – orang dalam kesulitan 3x
    اِكْفِنِيْ شَرَّكُلِّ طَارِقٍ يَطْرُقُ بِلَيْلٍ اَوْنَهَارٍ
    cukupkanlah segala kejahatan semua orang – orang yang akan datang menuju kepadaku diwaktu siang ataupun malam
    اِلاَّطَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ
    Terkecuali mereka yang datang dengan kebaikan
    اِنَّكَ عَلَي كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
    Sungguh Engkau berkuasa atas segala sesuatu
    بِسْمِ اللهِ اَرْ قِيْ نَفْسِيْ مِنْ كُلِّ مَا يُؤْذِيْ وَ مِنْ كُلِّ حَاسِدٍ
    Dengan nama Allah aku menjadikannya sebagai pelindung diriku dari semua yang menggangguku dan dari semua yang hasad dan iri kepadaku
    اللهُ شِفَا ئِيْ
    Allah yang menyembuhkan aku dari segala apa yang mereka perbuat
    بِسْمِ اللهِ رُقِيْتُ
    Dengan nama Allah, aku menjadikannya azzimat pelindung
    اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ . اَذْهِبِ الْبَأسَ اِشْفِ اَنْتَ الشَّافِى وَعَافِ اَنْتَ اْلمُعَافِيْ , لاَشِفَاءَاِلاَّشِفَاؤُكَ , شِفَاءًلاَيُغَادِرُ سَقَمًا وَلاَاَلَمًا
    wahai Allah singkirkanlah segala musibah dan berilah kesembuhan dan engkaulah yang Maha memberi kesembuhan dan berilah afiah dan Engkaulah yang memiliki afiah dan tiada kesembuhan kecuali kesembuhan yang datang dari -Mu, kesembuhan yang tidak membawa penyakit lagi sesudahnya dan tidak membawa kepedihan sesudahnya
    يَاكَافِي يَاوَافِي يَاحَمِيْدُ يَامَجِيْدُ
    Wahai yang Maha mencukupi, Wahai yang Maha melimpahkan, Wahai yang Maha terpuji, wahai yang Maha mulia
    اِرْفَعْ عَنِّيْ كُلَّ تَعَبٍ شَدِ يْدٍ
    Singkirkan dariku segala kelelahan yang dasyat
    وَاكْفِنِيْ مِنَ الْحَدِّ وَالْحَدِ يْدِ وَالْمَرَضِ الشَّدِيْدٍ , وَاْلجَيْشِ الْعَدِ يْدِ
    Jagalah aku dari pada serangan – serangan besi dan pedang dan penyakit yang dasyat, dan pasukan yang banyak
    وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًامِنْ نُوْرِ كَ وَعِزًّامِنْ عِزِّكَ وَنَصْرًامِنْ نَصْرِكَ
    Jadikan aku cahaya dari cahaya -Mu, dan pertolongan dari pertolongan -Mu , dan perlindungan dari perlindungan -Mu
    وَبَهَاءً مِنْ بَهَاءِكَ
    Dan keagungan kewibawaan dari kewibawaan –Mu
    وَعَطَاءً مِنْ عَطَاءِكَ وَحِرَاسَةً مِنْ حِرَاسَتِكَ
    Dan pemberian dari pemberian -Mu, dan penjagaan dari penjagaan –Mu
    وَتَأْ يِيْدِا مِنْ تَأْ يِيْدِكَ . يَاذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ
    Dan bimbingan dari bimbingan -Mu, Wahai Yang Maha agung keagungan –Nya dan Mulia ,
    وَالْمَوَا هِبِ الْعِظَامِ
    Yang Maha memiliki limpahan – limpahan anugrah yang besar
    اَسْاَ لُكَ اَنْ تَكْفِيَنِي مِنْ شَرِّ كُلِّ ذِيْ شَرٍّ
    Agar Kau jauhkan aku dari segala yang jahat
    اِنَّكَ اَنْتَ اللهُ الْخَا لِقُ اْلاَكْبَرُ
    Sungguh Engkaulah yang Maha menciptakan dan Maha besar
    وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِدِنَا مُحَمَّدٍ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ وَ
    Salam dan shalawat tercurahkan pada Sayyidina Muhammad saw, dan keluarganya, sahabatnya salam dengan sebaik – baiknya salam, Shalawat dan salam yang membawa keberkahan, kemuliaan dan membawa keluhuran
    الْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ ظَاهِرًا وَبَا طِنًا وَعَلَى كُلِّ حَالٍ
    Segala puji bagi Allah Rabbul’alamin, dhohir dan bathin atas segala kejadian.

    Ijazah dari Habib Munzir Al Musawa
    [http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=4&func=view&catid=9&id=21070]
    Kesejukan kasih sayang Nya semoga selalu menerangi hari hari anda dg kebahagiaan,
    Saudaraku yg kumuliakan,
    saya Ijazahkan pada Hizb Nashr Al A’da.
    ia tidak panas atau membawa mudharrat, ia penuh dg doa doa yg diajarkan oleh Rasul saw, tidak satu kalimatpun kecuali dari hadits Nabi saw dan firman Allah swt yg dipadu oleh Hujjatul Islam Al Imam Abdullah bin Alwi Alhaddad, diantara khasiatnya adalah sukses dalam segala yg kita perjuangkan, dilindungi dari syaitan, kelompok jin, kelompok jahat, kelompok syaitan, penyakit, bahkan doa agar dipadamkan semua keinginan orang yg berniat jahat pada kita, dan dipadamkan semua keinginan orang yg ingin memusuhi kita, dan meminta kemenangan dari Allah swt dalam segala yg kita perbuat, dan banyak lagi.
    Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,
    Wallahu a’lam

     
  2. Taufik Rifky

    12 Januari 2012 at 12:06 PM

    Mencegah Datangnya Bencana Mungkinkah ?

    Assallamuallaikum wr.wb,

    Akhir-akhir ini banyak bermunculan penglihatan-penglihatan mengenai datangnya berbagai macam bencana yang akan terjadi ditahun ini, karena tahun ini adalah masanya gusti Allah menghukum jaman, karena kelakuan kita sebagai manusia yang sudah melampaui batas, terakhir diperlihatkan tsunami setinggi langit menenggelamkan seluruh nusantara ini tanpa bekas, n ketika menonton siaran televisi diberbagai media banyak diberitakan datangnya bencana puting beliung, dan gempa bumi di beberapa wilayah di negri tercinta kita ini, sebagai orang yang hidup dinegri ini tentulah saya merasa sangat prihatin dengan kejadian-kejadian yang terjadi dinegri ini, tapi kita juga ndak bisa menyalahkan gusti Allah bila menurunkan peringatan berupa bencana dinegri kita tercinta ini, ingatlah saudaraku berapa besar dan banyak gusti Allah menurunkan nikmatnya,rahmadnya,barokahnya untuk kita didunia ini tapi apa balasan kita, kita membalasnya dengan setumpuk dosa, banyak kemaksiatan merajalela, banyak ayah menghamili anak kandungnya sendiri, banyak pembunuhan yang merajalela, banyaknya ajaran-ajaran sesat yang tujuannya adalah untuk memperkaya diri sendiri dsb, hal inilah yang menjadikan gusti Allah murka kepada kita, padahal kalo dilihat dosa2 manusia itu sudah luar biasa besarnya, tapi kenapa gusti Allah tidak langsung mengadzab negri ini seperti yang terjadi dijamannya nabi nuh,dan nabi sebelum nabi Muhammad SAW , padahal banyak penghuni pertama kali dipulau jawa ini banyak yang meminta dan berusaha menenggalamkan nusantara ini tetapi kenapa gusti Allah sampai saat ini hanya memberi kita peringatan saja, karena dalam hal ini berlakulah sifatnya gusti Allah yaitu ya sabhuru artinya yang maha sabar,

    Bahkan sampai saat inipun gusti Allah masih menunggu tobat kita, sampai2 gusti Allah hanya melihat kebaikan2 yang kita perbuat saja, sedangkan kejelekan kita diabaikan oleh gusti Allah, karena sampai saat ini gusti Allah masih menunggu hamba2nya kembali kejalan yang lurus, jalan yang diridhoinya jalan yang dibawa oleh Rosullullah SAW, begitulah yang saya dengar dari para alim ulama, wahai saudaraku, ketahuilah bahwa kita didunia ini diciptakan dan diberi kehidupan oleh gusti Allah ditempatkan dibumi ini adalah untuk menjaga keharmonisasi kita dengan alam serta merawat alam ini, supaya gemah ripah loh jinawi dsb, juga untuk berbelomba2 mengerjakan kebaikan untuk mendapatkan ridhonya gusti Allah SWT, dan mendapatkan syafaat dari Rosullullah SAW, tapi semua itu sudah tidak lagi kita ingat, kita lebih mementingkan nafsu kita, kenikmatan2 duniawi yang kita kejar, ketahuilah wahai saudaraku sebangsa setanah air, ketika pada waktunya kita dihisap diakherat nanti, ketika kita melewati jembatan sirotol mustaqim nanti barulah kita akan menyadari sedetik hidup didunia ini sangatlah berharga ini adalah sedikit gambaran yang diperlihatkan gusti Allah kepada saya,

    ok, kembali kemasalah alam dan bencana, sebenarnya didunia ini gusti Allah menciptakan kita lebih sempurna dari makhluk yang lain supaya kita dapat menjalankan tugas kita untuk merawat alam ini, mencegah datangnya bencana dan segala macamnya, tetapi dari semua manusia yang hidup dimuka bumi ini hanya sedikit saja yang diberikan hidayah dan kesadaran akan tugas2nya didunia ini merekalah yang mendapatkan gelar Rizalul alam dan Rizalul goib, Rizaul alam adalah lelanange alam, tugasnya adalah menjaga kesetabilan alam, mencegah supaya alam ini tidak guncang dan segala macamnya, adapun Rijalul gaib adalah lelanange gaib, tugasnya adalah menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia gaib, supaya tidak bertabrakan dan mengacaukan keseimbangan ruang dan waktu serta kedua dunia itu sendiri, tapi sayangnya orang-orang yang menganggap dirinya Rijalul alam tidak pernah muncul disaat Rizalul alam yang lain pada kerja mbenahin alam ini supaya ndak guncang, sadarlah kalian yang mengangap diri Rizalul alam, bahwa Rizalul alam itu tugasnya bukan mengurusi manusia bukan mengurusi kehidupan duniawi, Rizalul alam itu adalah yang manunggal dengan alam dan manunggal dengan gusti,

    masa ada seorang yang menganggap dirinya Rizalul alam masih mabuk pujian, disaat yang lainnya pada pontang2 meredakan guncangan2an yang terjadi dialam ini sedangkan kalian malah enak2an mikirin dunia, mabuk pujianlah, masih nyari kesaktian, dll, Rizalul alam itu bukan pemegang maqom guru, karena yang memegang maqom guru itu adalah orang yang sudah mencapai tataran makrifatnya alam dan dia pulalah yang akan membuka satrio paningit untuk duduk ditempatnya, kepada siapapun yang merasa dirinya Rijalul alam, bilamana sampai terjadi guncangan disebuah wilayah dan makan korban jiwa sedangkan kalian tidak berbuat apapun untuk mencegahnya maka kalianlah yang akan menanggung seluruh dosa2nya orang2 yang wilayahnya terkena bencana tersebut, semoga dengan ini siapapun yang merasa dirinya Rizalul alam dapan mengerti akan kesalahan dan kelalaiannya serta mawas diri dalm mensikapi segala sesuatu yang terjadi dialam ini,

    Siapapun bisa menjadi Rizalul alam, karena Rizalul alam itu adalah gelar yang diberikan oleh gusti Allah bagi khalifah2nya yang menyadari tugas2nya didunia ini, tugas yang datangnya dari gusti Allah merupakan pekerjaan untuk kita, maka sebagai seorang pekerja kita tenaga kerja gusti Allah bosx, yang namanya tenaga kerja pasti mendapatkan gaji dari atasan sesuai dengan jenis pekerjaan dan hasil yang dia capai, jangan kuatir Gusti Allah juga menggaji kita dengan cara yang berbeda karena gusti Allah adalah tuhan kita gaji tersebut dapat kita rasakan didunia dan diakhirat,

    saya mengajak kepada siapapun yang berkunjung keblog ini, marilah kita menghalau semua bencana yang terjadi dineri ini, dengan ilmu atau amalan yang selama ini kita pelajari, kalo biasanya kita mentester ilmu yang baru kita pelajari, dengan berbagai macam cara tapi pernahkah kita mentester ilmu tersebut dengan kekuatan alam, perlu anda ketahui manusia itu lebih cepat berinteraksi dengan alam dibandingkan makhluk ciptaan gsti Allah yang lain, jadi menghentikan bencana bukanlah hal yang mustakhil untuk dilakukan, efek postifnya selain kita dapat mengukur power yang ada didalam diri kita juga ilmu yang kita pelajari, kita juga dapat suplay power dari alam dalam jumlah besar, sehingga kita dapat melakukan hal2 yang diluar jangkauan manusia dll,serta sehat wal afiat sampai akhir hayat, tidak mempan ditembus ilmu apapun dll, knp demikian karena dalam hal ini terjadi hubungan timbal balik antara manusia dengan alam,

    beberapa bulan yang lalu presiden pertama dinegri kita ini yaitu Pak Ir.Sukarno, menemui saya dan beliau meminta supaya mengajak saudara2 yang sebangsa dan setanah air untuk bersama2 menolak semua bencana dan marabahaya yang mengancam negri kita tercinta ini baik dari dalam atau dari luar, beliau memberikan ilmu, khusus untuk menolak bencana dan marabahaya, serta kabulnya segala macam hajat2 besar terutama untuk menanggulangi krisis ekonomi maupun krisi moral yang terjadi dinegri kita tercinta ini, jadi ilmu ini bisa dikatak multifungsi, tapi tujuan utamanya tetap Negara lebih penting dari semua permasalahan2 kita setiap harinya, ilmunya adalah sebagai berikiut :

    1. Tawasul seperti biasa yang anda jalankan,
    2. niatkan terhubung dengan Presiden kita Bung karno, bacakan al fatihah 41x untuk beliau,
    3. kemudian baca surat Al kahfi 1x,
    4. diteruskan membaca ALLAHU AKBAR 5000/10.000 kali,
    5. niatkan bahwa semua wirit dan amalan tersebut ditujuakn untuk meraparasi alam dan negara,
    6. sebutkan Hajat anda ………. masing2 tutup al fatihah 17x

    Alhamdulillah sudah saya jalankan beberapa bulan ini dan hasilnya luar biasa sekali, karena datangnya dari pemimpin negri kita tercinta ini hasilnya gak tanggung2 silahkan dirasakan manfaatny,

    cara kedua seperti yang pernah saya posting dulu

    Basmallah, 1x,
    - fatihah 41x,
    - ikhlas 17x
    - al fala…q 17x
    - an nas 17x,
    - sahadat 17x
    - solawat 17x,
    - ASMAUL HUSNA,
    ya Allah Ya Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
    Ya Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
    Ya Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
    Ya Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
    Ya Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
    … Ya Mu’min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
    Ya Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
    Ya Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuas
    Ya Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
    Ya Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
    (ya Allah dengan namamu yang agung ini limpahkanlah segala kebaikan, kasih sayang,cinta kasihm dan seluruh mahklukmu kepada hamba ya Allah, lindungilah hamba disetiap aktifitas dan kehidupan hamba serta keluarga hamba dari kejahatan seluruh mahkluk yang engkau ciptakan ya Allah)
    Ya Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
    Ya Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
    Ya Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
    Ya Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
    Ya Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
    Ya Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
    Ya Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
    Ya Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
    Ya ‘Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
    Ya Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
    (Ya Allah kabulkanlah setiap apa yang menjadi hajat kami……(sebut hajat)karena engkaulah ya Allah tuhan yang maha menjadikan segala sesuatu yang tersembunyi didalam hati kami ya Allah ya rob)
    Ya Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
    Ya Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
    YaRafi’ (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
    Ya Mu’izz (Al Mu’izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
    Ya Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
    Ya Sami’ (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
    Ya Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
    ya Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
    Ya Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
    Ya Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
    (Ya Allah limpahkanlah nikmatmu kepada hamba ya Allah, bukalah mata batin hamba ya Allah ya basir, bukakanlah pendengaran hamba ya Allah ya sami, bukakanlah pintu2 rizki, ilmu dan segala sesuatu yang bermanfaat dalam kehidupan hamba serta keluarga hamba ya Allah)
    Ya Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
    Ya Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
    Ya Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
    Ya Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
    Ya Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
    Ya ‘Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
    ya Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
    ya Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara ya Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
    ya Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
    ya Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
    ya Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
    ya Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
    ya Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
    ya Wasi’ (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
    ya Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
    ya Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
    ya Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
    ya Ba’ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
    ya Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
    (ya Allah tunjukanlah kepada hamba beserta seluruh kaum muslim kebesaranmu ya Allah,ampunilah segala dosa2 hamba, orang tua hamba, dan seluruh kaum muslimin ya Allah, luaskanlah kehidupan kami, ilmu kami, peliharalah kami dari kejahatan yang keluar dari dalam diri kami,maupun yang dari luar tubuh kami)
    ya Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
    ya Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
    ya Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
    ya Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
    ya Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
    ya Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
    ya Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
    ya Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
    ya Mu’id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
    ya Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
    ya Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
    ya Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
    ya Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
    ya Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
    ya Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
    ya Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
    Ya Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
    ya Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
    ya Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
    ya muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
    ya Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
    ya Mu’akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
    ya Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
    ya Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
    ya Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
    ya Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
    ya Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
    ya Muta’ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
    ya Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
    ya At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
    (Ya Allah ya Haqq ya Ahad ya Wahid, terimalah taubat kami ya Allah, sembuhkanlah kami dari segala penyakit ya Allah baik dzahir maupun batin ya Allah, hidupkanlah batin kami ya Allah, datangkanlah pendamping hidup kami ya Allah supaya kami terhindar dari kejahatan hawa nafsu kami ya Allah)
    ya Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
    ya ‘Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
    ya Ra’uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
    ya Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
    ya Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
    ya Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
    ya Jami’ (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
    ya Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
    ya Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
    ya Mani’ (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
    ya Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
    ya Nafi’ (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
    ya Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
    ya Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
    ya Badi’ (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
    ya Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
    ya Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
    ya Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
    ya As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar
    (Ya Allah jauhkanlah kami darai segala macam kemudharatan ya Allah, limpampahkanlah kesabaran di hati kami ya A Allah, terangilah jiwa raga kami dengan cahayanmu ya Allah, serta berikanlah petunjuik kepada saudara saudari kami yang tersesat ya Allah,) Amin ya Robal Allamin

    Nb. doanya bisa dirubah sekehendak hati
    - LAKUKAN SUJUD SUKUR, DALAM POSISI SUJUD BERDOALAH KE PADA ALLAH,
    - ditutup sholawat nabi lagi seikhlasnya,

    Silahkan dipilih mana yang cocok dengan anda. semoga mendatangkan kebaikan dunia wal akhirat amin ya robal alamin.

    wassallamu allaikum wr.wb

     
  3. lintang kumala

    12 Januari 2012 at 7:52 PM

    Assalamu’alaikum,,sungkem kgmas taufik~~~nyuwun agunging pangapunten~~saya derek nyimak~~~saya minta barokahnya Do’anya~~~salam Rahayu~~~!!!

     
  4. fahriza

    26 Januari 2012 at 12:46 AM

    Assalamualaikum
    mohon izin untuk mengamalkan ilmu yg ada di stus ini
    QOBILTU,,,,,,
    wasalam

     
  5. putra lawu

    10 Februari 2012 at 8:54 PM

    mhon izin mengmlkan ilmu di blog ini ki guru smoga menjdi ilmu yg bermfaat dunya akherat qobiltu al fthekhah

     
  6. pendekar dakwah jati

    8 April 2012 at 9:55 PM

    AJI PECUT SEGORO

    asalAmU’ alaikUm….
    saLam hOrMat dan pasedUlUraN DARi Ane terUntUk selUruH boLo ES,dan Hormat sunGkem Ane hatuRkaN kpda SeSepUh yanG adA di ENERGI SEJATI iNi.
    daN unTuK ki ABdUl jabbAr salaM hoRmat daN sunGkem daRi anE sekIaN lamA anE ikUt menyImax daN blajAR di PADepOkan kI abDuL jabbaR iNi daN alHmdulilAh bnYak haL yG bisa di jaDikan pembelajARAn.
    Dan anE iNgIn sdiKiT ikUt menyUmbanG pengetahUaN.
    AlHmadULilah dI MalaM Jum’At INi aNe terkEtUk inGIn meweDar aMalaN kOleksI anE,..
    AlIran’Ny siCH alIran tNga daLam,.
    Nama’Ny ajI PecuT segOro,..
    AsAl mUasaL AnE nGedapetIN amaLan/ajIan INi wakTU anE msH akTIf nGedalamIN siLat ciMande.
    ajIan INi pemBeriAn tMen AnE Yg saTU pergUrUan..
    TPat’nY adIk PergUruaN anE,.
    SbNr’Ny iNI amLan sNGat bRBahaYa kLu d Bawa D JalN Yg sAlAh daLam ArTI semaU GUe gTHu.
    TPI hatI anE trketUK iNGin seKalI mEnULis aJIan INi.
    BAgI YG mInaT mOnGgO d AmaLKan,..
    MSlH D bawA kMna”nY iTU UrusaN SI PenGamaL tPI yG perlU di InGet apaPUN yG Kita KrjaKan dI duNIa iNI pasTI akAn adA BlasaN’Ny Kelak.
    INsa’AlLah paham,’!
    Hehehe….
    KLU penGalaMan aNe,.
    NTar aja dI kOmenT” Ya bOs,….
    BIar RadA pNasaRan gTHu..
    Hehe…
    BNyakIn Ktawa bOs JgN serIUs aMaT.
    BLjar IlMU gHaib TU jgN tRlalU nGOyO/d PaksaIN mlAh suSah..
    SaNTai aJa Dan Di niKmatI oKe.
    LanGsuN aj KIta masuK K dLam iNtI ‘Ny.
    TaTa laku:
    -pUasA mUTIh 2 HarI(bagUs’nY d MUlaI harI KlhIran masInG”)
    -patIgEnI semAlaM(di lAkUKan Pada HaRI tErakhIr mUtIh)
    -aMalaN’nY hanY DI bacA DI sa’At TLah memAsuKI maSa PatiGenI,di wiRId sbNyak”nY samPai Msa PatIgenI UsaI.
    -DlM mAsa PUasa mUtIh’nY bNyakIN iStIgfar amA shOlawaT bIar tDK trLalU panAs.

    ManTra:
    AJI AJIKU PECUT SEGORO
    NYI LORO KIDUL RATUNE ING PANTAI SELATAN
    WONTEN OMBAK NING NAFASKU
    WONTEN KARANG NING TANGANKU
    WONTEN KEKUATANE SEGORO KIDUL NING AWAKU
    KEKUATANE PECUT SEGORO KIDUL TUMENGKOK AWAKU.

    TamBahaN……
    JIka SuDah selEsaI semUa taTa Laku’Ny.
    Ga hEBat doNK klU G d djAdjAl,
    ManGKanYa iTU bUtUh ujI coBa dlM sgLa haL.
    UNtUk mengGunakAn ajI pecuT segOro iNI,tehnIK’nY kedUa TelapAk TanGan Kita di satUKan sepertI OrG menyemBah lalU di GosoK”kan samBIl mErapaL AjI pecuT segOrO.
    JIka sudaH lalU pecuTkan sepertI oRG memeCuT/camBUk.
    JGN lUpa saSaran’Ny harUs ada,.
    harUs mkhlUk hIduP bisa AyaM,gUGUk.dll.
    JGN ma ManUsia Ya,.ga ELOk.
    tNda jIka ilMU iNi sdH MnyatU d DlM tubUh Kita SaSaran YG kIta pecuT akaN TrPnTal bHkan MatI eksTRiM kaN.
    sLma masA riTUal JgN tKut jIka bRTMu KhoDAm’nY.
    OkE.
    ”SALAM DAMAI SEJAHTERA”

    wassallamu allaikum wr.wb

     
  7. robi

    22 April 2012 at 2:13 PM

    assalamu’alaikum wr.wb. mohon diberikan izin untuk mengamalkan ilmu ini untuk orang tua saya.
    barokallahulakum.

     
  8. maskris20

    13 Agustus 2012 at 12:01 AM

    pengasihan sita mimpi bismillahirrohmaanirrohim 24 x.runtuk runtuk sida buyut remagin,saking rahmat aing dak saking talah taken,kaidung peting sahpeting,sita mimpi telu kali.serap tawaking mangka hudang,mampai lincar juk turun gumalintung.dina jatang gumancang.dina hisu sumulap,maka tangga puruluk,maka tungkul paralak,maka rempak anganak,maka runtuk bahayanak.mangka ulas mangka asih kaawaking awak asihan…(nama target). Caranya puasa senin kamis 3 sasi.

     
  9. ustadz Rizky

    2 September 2012 at 6:29 AM

    Assalamu’alaykum,, untuk belajar ilmu hikmah, silahkan kunjungi blog kami, http://www.sanggarilmuhikmah.wordpress.com … insyaALLAH manfaat dunia Akhirat…

     
  10. Burhanudin

    23 September 2012 at 9:41 AM

    Aslmualkum aki izin daftar jadi murid. Nama burhan, almat kuripan lombok NTB, no hp 0142162405

     
  11. Dadang Hs

    6 Oktober 2012 at 8:59 PM

    Tanbih

    Tanbih ini dari Syaekhuna Almarhum Syaikh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad yang bersemayam di Patapan Suryalaya Kajembaran Rahmaniyah.
    Sabda beliau kepada khususnya segenap murid-murid pria maupun wanita, tua maupun muda :

    “Semoga ada dalam kebahagiaan, dikaruniai Allah Subhanahu Wata’ala kebahagiaan yang kekal dan abadi dan semoga tak akan timbul keretakan dalam lingkungan kita sekalian.
    Pun pula semoga Pimpinan Negara bertambah kemuliaan dan keagungannya supaya dapat melindungi dan membimbing seluruh rakyat dalam keadaan aman, adil dan makmur dhohir maupun bathin.
    Pun kami tempat orang bertanya tentang Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, menghaturkan dengan tulus ikhlas wasiat kepada segenap murid-murid : berhati-hatilah dalam segala hal jangan sampai berbuat yang bertentangan dengan peraturan agama maupun negara.
    Ta’atilah kedua-duanya tadi sepantasnya, demikianlah sikap manusia yang tetap dalam keimanan, tegasnya dapat mewujudkan kerelaan terhadap Hadlirat Illahi Robbi yang membuktikan perintah dalam agama maupun negara.

    Insyafilah hai murid-murid sekalian, janganlah terpaut oleh bujukan nafsu, terpengaruh oleh godaan setan, waspadalah akan jalan penyelewengan terhadap perintah agama maupun negara, agar dapat meneliti diri, kalau kalau tertarik oleh bisikan iblis yang selalu menyelinap dalam hati sanubari kita.

    Lebih baik buktikan kebajikan yang timbul dari kesucian :

    Terhadap orang-orang yang lebih tinggi daripada kita, baik dlohir maupun batin, harus kita hormati, begitulah seharusnya hidup rukun dan saling menghargai.
    Terhadap sesama yang sederajat dengan kita dalam segala-galanya, jangan sampai terjadi persengketaan, sebaliknya harus bersikap rendah hati, bergotong royong dalam melaksanakan perintah agama maupun negara, jangan sampai terjadi perselisihan dan persengketaan, kalau-kalau kita terkena firman-Nya “Adzabun Alim”, yang berarti duka-nestapa untuk selama-lamanya dari dunia sampai dengan akhirat (badan payah hati susah).
    Terhadap oarang-orang yang keadaannya di bawah kita, janganlah hendak menghinakannya atau berbuat tidak senonoh, bersikap angkuh, sebaliknya harus belas kasihan dengan kesadaran, agar mereka merasa senang dan gembira hatinya, jangan sampai merasa takut dan liar, bagaikan tersayat hatinya, sebaliknya harus dituntun dibimbing dengan nasehat yahng lemah-lembut yang akan memberi keinsyafan dalam menginjak jalan kebaikan.
    Terhadap fakir-miskin, harus kasih sayang, ramah tamah serta bermanis budi, bersikap murah tangan, mencerminkan bahwa hati kita sadar. Coba rasakan diri kita pribadi, betapa pedihnya jika dalam keadaan kekurangan, oleh karena itu janganlah acuh tak acuh, hanya diri sendirilah yang senang, karena mereka jadi fakir-miskin itu bukannya kehendak sendiri, namun itulah kodrat Tuhan.
    Demikanlah sesungguhnya sikap manusia yang penuh kesadaran, meskipun terhadap orang-orang asing karena mereka itu masih keturunan Nabi Adam a. s. mengingat ayat 70 Surat Irso yang artinya :

    “Sangat kami mulyakan keturunan Adam dan kami sebarkan segala yang berada di darat dan di lautan, juga kami mengutamakan mereka lebih utama dai makhluk lainnya.”
    Kesimpulan dari ayat ini, bahwa kita sekalian seharusnya saling harga menghargai, jangan timbul kekecewaan, mengingat Surat Al-Maidah yang artinya :

    “Hendaklah tolong menolong dengan sesama dalam melaksanakan kebajikan dan ketaqwaan dengan sungguh-sungguh terhadap agama maupun negara, sebaliknya janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan terhadap perintah agama maupun negara”.
    Adapun soal keagamaan, itu terserah agamanya masing-masing, mengingat Surat Al-Kafirun ayat 6 :”Agamamu untuk kamu, agamaku untuk aku”,
    Maksudnya jangan terjadi perselisihan, wajiblah kita hidup rukun dan damai, saling harga menghargai, tetapi janganlah sekali-kali ikut campur.
    Cobalah renungakan pepatah leluhur kita:
    “ Hendaklah kita bersikap budiman, tertib dan damai, andaikan tidak demikian, pasti sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”. Karena yang menyebabkan penderitaan diri pribadi itu adalah akibat dari amal perbuatan diri sendiri.
    Dalam surat An-Nahli ayat 112 diterangkan bahwa :

    “Tuhan yang Maha Esa telah memberikan contoh, yakni tempat maupun kampung, desa maupun negara yang dahulunya aman dan tenteram, gemah ripah loh jinawi, namun penduduknya/ penghuninya mengingkari nikmat-nikmat Allah, maka lalu berkecamuklah bencana kelaparan, penderitaan dan ketakutan yang disebabkan sikap dan perbuatan mereka sendiri”.
    Oleh karena demikian, hendaklah segenap murid-murid bertindak teliti dalam segala jalan yang ditempuh, guna kebaikan dlohir-bathin, dunia maupun akhirat, supaya hati tenteram, jasad nyaman, jangan sekali-kali timbul persengketaan, tidak lain tujuannya “ Budi Utama-Jasmani Sempurna “ (Cageur-Bageur).
    Tiada lain amalan kita, Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, amalkan sebaik-baiknya guna mencapai segala kebaikan, menjauhi segala kejahatan dhohir bathin yang bertalian dengan jasmani maupun rohani, yang selalu diselimuti bujukan nafsu, digoda oleh perdaya syetan.

    Wasiat ini harus dilaksanakan dengan seksama oleh segenap murid-murid agar supaya mencapai keselamatan dunia dan akhirat.
    Amin.

    Patapan Suryalaya, 13 Pebruari 1956
    Wasiat ini disampaikan kepada sekalian ikhwan

    (KH.A Shohibulwafa Tadjul Arifin)

     
  12. barey aldi

    12 Oktober 2012 at 3:19 PM

    ass.aq mau tanya?aq pernah bermimpi dsuruh baca bismillahi kun fayakun laa haula wala quwwata billah.apa kegunaan ayat ini dan bagai mana cara mengamalkanya.mohon petunjuk yg mengetahui ayat ini

     
  13. Al-Faqir

    12 Oktober 2012 at 4:11 PM

    Mohon ma’af untuk Saudaraku Barey inimah sharing….mendingan baca saja/di amalkan sambil diresapi tafsirannya..menurut ane masukan nih :BAhwasannya semua yang terjadi di jagat ini adalah karena karena Alloh dan kita sebagai mahluk-Nya tidak ada kekuatan sama sekali,karena kita manusia adalah Ashma-Nya,terlahir ke dunia juga karena kasih dan kehendak-Nya.
    jadi mengamalkannyabila kita mengahadapi setiap kejadian kaitkansaja karena memang terkait denganayat tsb.bahwa kita tidak ada daya dan upaya semua adalah karena kehendak-Nya.
    misal kalau kita tertimpa masalah,di bohongin orang langsung saja kaitkan,Alloh ngasih tahu pada diri kita bahwa Alloh Swt maha mengetahui,mungkin kita pernah berkehendak sehingga memaksakan kehendak sampai kita berbohong agar kehendak kita tercapai….
    jadi dibalik semua kejadian yang ada di jagat raya ini ada Campur tangan-Nya…kita pintar,kita kaya,kita kebal,semua adalah kehendak Alloh,karena dengan menyebut Ismu Dzat secara kontinyu dan tidak mengaku ngaku semua karena kita Insya Alloh ,semua kebutuhan kita dalam berbagai hal akan terpenuhi,

     
  14. Setiyono

    27 November 2012 at 10:52 PM

    Asalamualaikum..ijin nyimak…

     
  15. auqi setra

    5 Desember 2012 at 12:31 AM

    mohon izin tukl para pini sepuh di web ini qobiltu

     
  16. Ken arok

    28 Februari 2013 at 12:12 AM

    *Pngasihan* *golek kencana* Bismilah renggek2 kaya ketek runtung2 kaya lutung andeleng wong kaya celek andeleng aku kaya golek seneng 3 ksengsem 3 maring aku.

     
  17. MUFTI MULIA

    1 Maret 2013 at 4:20 PM

    Perihal : Kisah dan Permohonan
    Kepada Yth , Bapak / Ibu / Saudara / i
    Assalamu `alaikum Wr. Wb.
    Dengan Hormat , Perkenankan saya Mengenalkan diri , Nama Saya Mufti Mulia , saya berasal dari Padang , saya Mengelola Pesantren di padang , saya akan ceritakan kisah perjalanan saya sampai berada di Jogja ini , Pada Bulan Mei 2011 saya rencana Ingin Membangun Asrama Putra Pesantren 2 Lantai , saya yang menelan dana Rp. 400Juta ,waktu itu saya Menemukan Bisnis Investasi di Internet, saya berpikiran dengan ikut Investasi tersebut bisa Membantu Pembangunan Asrama Putra pesantren , saya langsung berdialog dengan Direkturnya melalui Chattingan, SMS dan Telpon Menanyakan tentang Keamanan berinvestasi di Perusahaannya , dia menjelaskan Bahwa dana Investor diPerusahaan kita sangat aman karena di kelola di Bidang Usaha Ril Seperti : Apotik , Warnet , Home Industri , Perikanan , Peternakan , Kebun Emas dan kita buatkan MOU , waktu itu saya masih belum percaya , saya ada kenalan Polisi di yang berdekatan dengan Kantornya , saya suruh untuk bertemu sama direkturnya , dan polisi tersebut percaya dengan perusahaan tersebut , saya langsung percaya dan saya mengajak orang tua saya dan semua guru2 di pesantren saya , Bulan Juni 2011 saya resmi Menjadi Investor di perusahaan tersebut , bulan depannya Alhamdulillah saya menerima Keuntungan 25% Rp. 8Juta dari Modal waktu Rp. 32.000.000,- Keuntungan itu langsung saya berikan ke ortu saya dan Guru2 di pesantren , bulan Juli Pendaftaran kedua banyak yang ikut nitip kesaya sampai 20 orang dengan dana total Rp. 114juta, Profit berjalan dengan lancar sampai bulan Januari 2012 dan mulai macet bulan maret dan orang yang ikut nitip ke saya sampai mencapai 300 orang dengan total dana Modal Rp. 4.5 MILYAR , Perusahaan tersebut mulai bulan maret 2012 hanya memberikan Janji terus sampai Bulan Juli 2012 , tidak pernah di realisasikan , ampir tiap menit ratusan orang menelpon dan SMS menanyakan ke saya modalnya , saya tidak bisa berbuat apa2 karena saya juga sebagai korban, saya langsung berangkat ke Perusahaan tersebut dari Padang ke Jogja dengan bermodalkan ongkos pergi saja dengan harapan bisa ketemu dan minta modal kita dikembalikan, Saya ampir udah 1 ½ Bulan berada di Jogja , tidur di kantor teman dengan alas tikar dan makan telantar selama 1 ½ Bulan tersebut , karena saya udah tidak tahan lagi ulah Perusahaan tersebut , saya resmi melaporkan ke Polda orang tersebut beserta kawan2 , pada tanggal 2 Juli 2012 dengan LP / 453 / VII / 2012 / DIY / Ditreskrim , Tindak Pidana Penipuan , orang yang menipu saya tersebut adalah Namanya : NANANG ARIS MUNANDAR , Direktur CV. BINA MITRA BAROKAH Yang beralamat : Jl. Parangtritis Km 9,5 , Gabusan , Bantul , Yogyakarta , Samping Pasar Seni Gabusan, Jika NANANG ARIS MUNANDAR tidak ada NIAT baiknya akan saya tuntut Penjara Sampai MATI , dan pada tanggal 10 Juli 2012 waktu saya dalam pemeriksaan pelapor , saya didatangi oleh Puluhan Wartawan dari Media TV dan Koran , saya di mintak keterangan oleh wartawan tersebut tentang NANANG ARIS MUNANDAR dan Perusahaannya CV. BINA MITRA BAROKAH , saya ungkapkan semua tentang modus penipuan ini di depan semua wartawan.
    Saya Memohon Bantuan Saudara2 baik amalan atau Kelebihan rezki agar saya bisa buka usaha untuk mengembalikan dana2 orang yang telah terzolimi oleh nanang , kalau ada yang bisa bantu saya baik sedekah/ zakat / infak , saya ikhlas menerimanya bisa melalui rekening saya Mandiri No. 1110005217993 a.n. MUFTI MULIA , Mohon SMS saya jika ada yang bisa bantu modal saya seikhlasnya ke 081266642061
    Ini BUKTI saya kena TIPU
    http://jogja.tribunnews.com/2012/07/12/mufti-urus-uang-hingga-kehabisan-bekal

     
  18. ust.nuha

    15 Maret 2013 at 1:13 PM

    Ass. Salam hormat kepada pengasuh blog energy sejati dan sedulur semua. Dalam kesempatan ini saya akan ijazahkan salah satu ilmu hikmah warisan auliya allah yaitu
    Asma Nabi Musa Alaihis Salam
    ini memiliki dua kegunaan yang hebat, yakni : untuk menghancurkan kekebalan musuh dan juga untuk menghilangkan kekuatan musuh.

    BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM FADHOROBA LAHUM THORIQON FIL BAHRI LAATAKHOOFAA DAROKUN WALAA TAKHSYA INNANII MA’AKKUMAA ISMA’WAARO LI-ILAAFI QURAISYIN IILAAFIHIM RIHLATASY-SYITAA-I WASH-SHOEF
    Artinya :
    Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Maka buatlah untuk mereka jalan yang kering dilaut itu, kamu tidak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut ( akan tenggelam ). Sesungguhnya Saya bersamamu mendengar dan mengetahui. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy ( yaitu ) kebiasaan mereka bepergian dalam musim dingin dan musim panas.

    Lakunya :

    Puasa Biasa selama 3 hari, puasanya dimulai pada hari Selasa. Pada malam terakhir ( pada malam Jum’at ) anda tidak tidur semalam suntuk. Dan sebelumnya mandi keramas terlebih dahulu pada hari pertama puasa.

    Selama puasa pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah dan membaca amalannya sebanyak 100 x.

    Selama puasa setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 7 x. Dan setelah selesai puasanya setelah selesai shalat lima waktu amalannya dibaca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.
    Bila mau digunakan dibaca sebanyak 3 x

    PROGRAM GURU ILMU HIKMAH: HIZIB2, ASMA2, ILMU2 SHALAWAT, ASR/NAKABAN/RDR, SHALAWAT MUQORROBIN, ILMU PENGOBATAN DLL
    SILAHKAN KUNJUNGI: http://www.ilmunursejati.blogspot.com
    Ust.nuha:085334181069

     
  19. kelanapromo

    15 Maret 2014 at 9:06 PM

    Shalawat al-In’am (Pintu Segala Anugrah)

    اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ عَدَدَ إِنْعَامِ اللهِ وَإِفْضَالِهِ
    “Ya Allah berikanlah shalawat, salam dan berkah kepada pemimpin kami Nabi Muhammad dan kepada keluarganya, sejumlah kenikmatan Allah dan karunia-Nya.”
    Syekh al-Quthb Ahmad Dardir al-Khalwatiy Radhiyallahu Anhu menyebutkan redaksi shalawat al-In’am dalam kitab kumpulan shalawat beliau, As-Shalawat ad-Dardiriyyah. Syekh Ahmad Bin Muhammad as-Shawiy al-Malikiy al-Khalwatiy Radhiyallahu Anhu menyebutkan: “Shalawat al-In’am merupakan bagian dari penyebab terbukanya pintu-pintu keni’matan dunia dan akhirat bagi orang yang mendapatkannya. Pahala membacanya sangat besar tak terhigga. Dapat kamu ketahui bahwa pahala itu ditentukan sesuai dengan besarnya tuntutan dari shalawat tersebut.
    Pernyataan Kalimat ” sejumlah kenikmatan Allah” artinya: kekuasaan Allah itu memiliki taalluq (hubungan) dengan segala ni’mat dunia maupun akhirat. Sedangkan kalimat ” sejumlah karunia-Nya” artinya: kekuasaan Allah bertaalluq (hubungan) dengan seluruh anugrah dunia dan akhirat. Kesimpulan makna kedua kalimat tersebut adalah permohonan Shalawat kepada Allah untuk dilimpahkan kepada Nabi Muhammad dengan jumlah shalawat yang tak terhingga.
    Tidak ada satu ni’mat maupun anugrah yang ada di alam ini melainkan terjadi dengan kehendak Allah. Ni’mat serta anugrah Allah tidak terhingga jumlahnya. Jangankan menghitung, mensyukurinya pun manusia sulit. Kalkulator, computer serta alat canggih mana yang bisa dijadikan alat untuk menghitung ni’mat Allah.
    Kalo kita pikirin empel-empel, alus-alus dalam waktu satu menit saja trilyunan ni’mat Allah yang kita bisa rasakan, bagaimana kalau kita mau menghitung ni’mat dari melek mata sampai meremnya dalam tempo 24 jam, sudah dapat dipastikan kaga bakal kebedag (selesai) kita menghitungnya walaupun kita dikasih umur selama seribu tahun.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 780 pengikut lainnya.