RSS

KENALILAH DIRIMU, ENGKAU AKAN MENGENAL TUHANMU. Bahan renungan kita bersama….

16 Agu

KENALILAH DIRIMU, ENGKAU AKAN MENGENAL TUHANMU
Oleh: ardiePbun
ardithfelda@yahoo.com

Bahan renungan kita bersama….
Dan [ingatlah], ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering [yang berasal] dari lumpur hitam yang diberi bentuk. (28)Maka ketika Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh [ciptaan] Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud [2]. QS.15; (29)

[Tidak demikian], tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; QS 15:29
[Tidak demikian], tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; QS5; 64
Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, lalu Dia bersemayam d i atas ‘Arsy [3]. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan [diciptakan-Nya pula] matahari, bulan dan bintang-bintang [masing-masing] tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.QS 7; (54)..
Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku . QS 38 “75 ..

18 + 81 =99 ( Asma Ul Husna )
telapak kiri 81 , dan telapak Kanan 18
Dan apabila 81-18 = 63 ( Umur junjungan kita baginda Rasulullah saw )
Sekarang kita kembali ke pelajaran guru kita..
Bismilah….
Manunggaling kawula lan gusti
Manunggaling guru sejati
Manunggaling ingsun sejati
Kudratku qudratullah…
Ya allah betapa kecil dan lemahnya kami dihadapanmu…

 
58 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Agustus 2011 in ARTIKEL

 

58 responses to “KENALILAH DIRIMU, ENGKAU AKAN MENGENAL TUHANMU. Bahan renungan kita bersama….

  1. lintang kumala

    7 September 2011 at 9:49 AM

    artikel yg sngat bgus buat pmbeljaran diri ijn nyimak ..@km putra bun** lanjut km pnjelasan yg sgt bagus mmbuat brdiri bulu kudukq..smg ilal mahdiy mampir lg ke blog ini biar dy th semuax tdk hy brni sumpah tnpa jelas juntrungx

     
  2. Putra Bun **

    7 September 2011 at 11:40 AM

    biar dia tahu kangmas lintang kumala ”
    Janganlah kita jadi org yang Fasik….hanya bisa lafazkan “Bismilah…ar rahman ar rahim” dan “Subhanallah” artinya…Dengan Nama Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang serta Maha Suci Allah,,,,,,,Buat sdr MAHDIY tlg ingat pesan sunan Bonang dalam ” Tombo Ati ” renungkan kalimat baca Qur’an dan Maknanya ” sy sarankan baca Surah “Yasin” yang berbunyi “Bukankah kami ciptakan asal kejadian manusia dari setetes air hina ( Mani ) mgkn sdr Mahdiy jg jijik tuk memegang apalagi berani meminumnya…he..he…jika kita renungkan kalimat “subhanallah” dgn hati yang dipenuhi iman dan sadar siapakah diri kita ini niscaya kita tdk akan berani mengucapkan org lain “sesat”…………………..Contoh:” siapapun nama orgnya entah udin yang sering jalan”Jalaludin” maupun udin yang sering dikamar ”Kamarudin”…he..he… klau ia jadi presiden kalimat presiden tdk blh di tinggalkan sudah pasti kita sebut ” Presiden Jalaludin ataupun presiden kamarudin klau kita cuma panggil Nama betapa org yg banyak punya nama tersebut…

    ” insyaallah jika masih ada org yang mengamalkan “Asma Dzat” yang di dalamnya terdapat ismul Adzom ===nama allah yang agung==== insya allah hidup kita akan berkah,,
    seperti kata rasullulah:
    buat sedulurku…..tetaplah lapazkan kalimat yang agung dari bopo guru ” Allahu..allahu…allahu..”
    ” Rasulullah SAW bersabda: “Kiamat tidak akan terjadi ketika di muka bumi masih terdapat orang yang mengucapkan lafadz “Allah”.” (dalam kitab Al-Ma’arif Al-Muhammadiyah).

     
  3. Putra Bun **

    7 September 2011 at 3:13 PM

    Mereka itu membaca Al Quran hanya beberapa ayat yang mereka suka saja dan mereka cari
    cari takwilnya menurut kehendak nafsu mereka…
    berlaku lah lebih ‘Arif dan Bijaksana dalam menyikapi ke-MARAH-an yg timbul pada diri. Bukan Diri yg dikendalikan oleh AMARAH itu tetapi seharusnya AMARAH itu lah yg dikendalikan oleh Diri sehingga AMARAH itu dapat tertata baik untuk di arahkan kepada hal2 yg sesuai dengan Kehendak-NYA. “Fa’aalulima Yurid”, AKU (Allah) berbuat sesuai dengan kehendak-KU, bukan AKU (Allah) berbuat sekehendak-KU. Maka begitu pula lah yg tercermin pada Pribadi2 Hamba Allah : “Berbuat sesuai dengan kehendak, bukan berbuat sekehendaknya”.

    seenak udelnya mengatakan sesat org yang berzikir…….

    Jika berbuat sekehendaknya maka pastilah akan semena2 dan masuklah dalam perangkap HAWA NAFSU, maka siapakah yg lebih buruk Akhlaknya selain orang2 yg berbuat menurutkan HAWA NAFSU nya….???

    Jika berbuat SESUAI dengan KEHENDAK maka dengan sendirinya Ia akan berbuat dengan tuntunan2 dari Sang MAHA yg ter-Cermin pada HAYAT yg ada pada dirinya lalu membias di HATI NURANI nya. Maka merekalah orang2 yg di Berkati Allah yaitu orang2 yg berbuat berdasarkan HATI NURANI nya. Jika Ia telah berbuat berdasarkan HATI NURANI nya maka Bathin mereka bersesuaian dengan BATHIN nya AL-QUR’AN DAN BATHIN nya AL-HADITS

     
  4. Putra Bun **

    7 September 2011 at 3:48 PM

    Jika ada manusia merasa paling benar, paling mengetahui (‘Aliim), paling Sempurna (Kamil), paling Bijaksana maka berarti mereka itu telah sombong kepada Allah dan sudah tentu mereka itu tidak termasuk kedalam Ketauhidan. Dengan demikian wajarlah terjadi perselisihan itu, pertikaian itu, perpecahan itu dikarenakan mereka telah sombong dan bangga dengan Atribut yang ada pada dirinya.

    Jika sudah demikian pantaskah mereka itu mengaku Umat Muhammad Rosulullah Saw?

    Tentu jika kita mau memikirkan dan merenungkannya bahwa Rosulullah Muhammad Saw adalah Nabi pembawa Rahmat (Kasih Sayang), jika ada yang mengaku Umat dari pada Rosulullah Saw maka ia pun harus menjadi Rahmat.
    Karena itulah siapapun ia dimanapun posisinya dalam Islam, jika masih terdapat ke Egoan dan kesombongan maka Islamnya belumlah sesuai dengan kenyataan. Walaupun ia termasuk orang ber Ilmu sekalipun, besurban dan bejubah tapi masih merasa ia yang paling benar diantara yang lain, merasa paling tahu diantara yang lain merasa paling sempurna diantara yang lain maka berarti ia bukanlah Umat Muhammad Rosululah Saw yang sebenarnya.

    Itulah yang menyebabkan Rosulullah Saw pernah menangis begitu mengetahui bahwa Umat Beliau itu hanya 1 dibanding 999.

    Yang Satu itu adalah mereka yang benar-benar mengerti tentang ketauhidan yang sebenarnya, ketauhidan yang membawa Rahmat mengikat kepada Kalimah LAA ILAA HA ILLALLAH dan meniadakan perselisihan. Mengembalikan segala sesuatu perkara kepada Allah karena segala sesuatu urusan itu Allah lah yang berhak menilai benar atau tidaknya dan menjadikan Muhammad Rosulullah Saw sebagai Saksi yang menyaksikan atas dirinya.

     
  5. Putra Bun **

    8 September 2011 at 9:28 AM

    Manusia dalam beribadah kepada Allah ada 3 sifat;
    1. Mereka beribadah karena ada perintah dan larangan mereka2 ini sifat seperti BUDAK.
    2. Mereka2 yang beribadah dengan pamrih sifatnya PEDAGANG
    3. Mereka yang beribadah karena mensyukuri NIKMAT Allah mereka ini orang merdeka (bertauhid)….

     
  6. alimaskun

    14 November 2011 at 11:18 AM

    siiip

     
  7. lintang kumala

    22 Agustus 2012 at 8:50 PM

    Assalamualaikum Warohmatullohi Wa Barokatuh

     
  8. endangkurnia

    28 April 2014 at 11:16 AM

    Aslmualaikum ki maaf apa ilmu ini sama dngan ilmunya hak sahadt ki mhon bimbingan nya

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s