RSS

TIDAK ADA CINTA YANG TERGANTIKAN …

07 Jun

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi

Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh menatap sahabatnya satu persatu…….
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Sedangkan dada Umar terlihat naik turun menahan nafas dan tangisnya.
Ustman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam…..

Isyarat itu telah datang, saatnya telah tiba.
“Rasulullah akan meninggalkan kita semua”, desah hati para sahabat di kala itu. Manusia tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Ketika itu, seluruh sahabat yang hadir pasti akan menahan detik-detik yang diteteskan sang waktu, bila mungkin……

Matahari kian tingggi, tapi pintu kediaman Rasulullah masih tertutup. Di dalamnya beliau sedang terbaring lemah dengan kening yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seseorang berseru mengucapkan salam.
“Bolehkah saya masuk ?” tanyanya…..
Namun Fatimah tidak mengizinkannya masuk.
“Maafkanlah, ayahku sedang demam,”
kata putri Rasulullah itu sambil membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani sang ayah yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah.
“Siapakah itu wahai anakku ?”
“Tak tahulah aku, Ayah. Sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,” tutur Fatimah lembut.
Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan, seolah beliau ingin menyimpan satu-satu bayangan wajahnya dalam ingatannya.
“Ketahuilah….., Dia-lah yang menghapuskan kenikmatan sementara. Dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut,” kata Rasulullah.
Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.
Malaikat maut pun akhirnya datang menghampiri, tetapi Rasulullah menanyakan kenapa Malaikat Jibril tidak ikut menyertai.
Kemudian dipanggilah Malaikat Jibril As yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia untuk menjemput ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.
“Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah ?” tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah.
“Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu,” kata Jibril.
Rasulullah tampak tidak lega, matanya masih penuh kecemasan.
“Tidakkah Engkau senang mendengar kabar ini ?” tanya Jibril.
“Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?”
“Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, Aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku :
“Kuharamkan surga bagi siapa saja kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya’”, kata Jibril.
Detik-detik hidup sang manusia tercinta hampir habis, saatnya Izrail melakukan tugas.

Perlahan ruh Rasulullah ditarik, seluruh tubuh beliau tampak bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang.
“Jibril, betapa sakitnya sakaratul maut ini.” Lirih Rasulullah mengaduh…..
Fatimah terpejam……
Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam….. dan Jibril membuang muka…….
“Jijikkah kau melihatku hingga kau palingkan wajahmu, Jibril ?” tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu.
“Siapakah yang tega melihat kekasih Allah direnggut ajal,” kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan.
“YA ALLAH, DAHSYAT NIAN MAUT INI, TIMPAKAN SAJA SEMUA SIKSA MAUT INI KEPADAKU,
JANGAN KEPADA UMATKU.”

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan tangannya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah di antaramu.”
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat pun berpelukan menguatkan diri. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
“Ummatii, ummatii, ummatii,” (umatku, umatku, umatku). Dan pupuslah kembang hidup manusia mulia itu…

Suatu CINTA yg tidak tergantikan yg diberikan Rasulullah SAW, mampukah kita umatnya meneladaninya. Karena hanya dengan cinta manusia memiliki daya magnetisme, yang menarik kebahagiaan …..

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim ‘alaihi ….

Wassalam

Ki Abduljabbar

 

39 responses to “TIDAK ADA CINTA YANG TERGANTIKAN …

  1. Ki Ageng JJ

    7 Juni 2011 at 3:39 AM

    assalamu’alaikum wr.wb.
    salam rahayu di 1/3 malam katur panjenengan sekeluarga yg pada hadir
    Nderek nyimak rumiyen enggih…..
    Mantab kang mas artikelnya…..
    monggo di pun lanjut

     
  2. Kamarul Zaman

    7 Juni 2011 at 5:27 AM

    Assalamu’alaikum wr wb Ki Abdul Jabbar

    Artikel yg luar Biasa,menambah Keimanan Qt semua,,,

    semoga Qt semua sbgai umat Nabi Muhammad saw bisa menjaga shalat,krn itu Allah langsung yg merintakah ke Nabi Muhammad tanpa pelantara2,biasax jibril sbgai perantara,tpi ini Allah yg memberi perintah langsung untuk umat Nabi Muhammad untuk mengerjakan shalat

    Ya Allah semoga kami di bolosejati ini selalu ingat dan menjalankn shalat,serta ibadah-ibadah lainnya
    Amiin

     
  3. Al@ng Babeg@

    7 Juni 2011 at 6:57 AM

    Tak ada kata-kata yg ter ucap….
    ( terharu meneteskan air mata )..

     
  4. Ki Abduljabbar

    7 Juni 2011 at 7:50 AM

    Tetes air mata tak kuasa terbendung, manakala orang yg sangat kita cintai meninggalkan kita. Padhal kita belum pernah berjumpa dgn beliau tetapi serasa kita sangat dekat dengannya …, inilah yg dinamakan iman meyakini, merasakan, dan memiliki meskipun kita tdk pernah melihat ….

     
  5. radja gludug

    7 Juni 2011 at 8:46 AM

    nabi MUHAMMAD nabi junjungan,nabi akhiruzzaman akhir segala utusan. sholawat serta salam semoga tetap tercurah untukmu. sungguh engkaulah pelita bagi umat penerang dunia. ya Allah aku berdoa kepadaMU mengharap ampunanMU dan semoga syafaat junjungan kian tercurahkan kepada kita semua umatmu “bolo sejati”sebagai cintamu yang tak tergantikan, umati.. umati.. umati..

     
  6. SI:GEDIG:BONDOWOSO

    7 Juni 2011 at 10:05 AM

    semoga sholawat dan salam kita selalu tercurah kepada kanjeng NABI MUHAMMAD SAW…

     
  7. si_pitung

    7 Juni 2011 at 10:08 AM

    baru kali ini membaca artikel sampe merinding

    hanya bisa bershalawat n salam kepada baginda kanjeng nabi muhammad saw

    allahumma sholli ala syaidina muhammad wa ala ali syaidina muhammad

    sholallahu ala muhammad
    sholallahu alaihi wasallam

    assalammualaika ya rosulullah

     
  8. Thanmust thepos

    7 Juni 2011 at 11:06 AM

    Allahumma sholli ala syaidina Muhammad wa ala ali syaidina Muhammad

    sholallahu ala Muhammad
    sholallahu alaihi wasallam

    assalammualaika ya Rosulullah

    Kurelakan setetes air mata untuk artikel ini.

     
  9. Sawerigading

    7 Juni 2011 at 1:50 PM

    Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad

     
  10. Lembah Dieng

    7 Juni 2011 at 3:38 PM

    ya Robbi…
    Ya Rosulullah…

     
  11. Wiryo

    7 Juni 2011 at 4:28 PM

    Beberapa thn yg lalu, sendi2 tulangku rasanya lepas satu persatu, tubuhku lunglai, hatiku bergetar, air mataku tumpah, masalahnya tak lain hanya gara2 aku mengetahui kata terakhir yg di ucapkan oleh rosululloh UMATI . . UMATI . . & hari ini peristiwa itu terulang lagi. Sampai segitunya beliau memprihatinkan bagaimana nasib umatnya kelak di kemudian hari. Sedangkan aku yg notabene ngaku sbg umatnya lha kok malah sak geleme dewe!? Duh gusti . . Nyuwun ngapunten ya rosul . . Maafkan aku . . . Aku memang pendusta, tapi tak pernah bisa mendustakanmu.

     
  12. DJOKO KENDIL

    7 Juni 2011 at 7:37 PM

    Allahumma sholli ala sayyaidina Muhammad wa ala ali sayyaidina Muhammad.

     
  13. ayala7w10

    7 Juni 2011 at 7:54 PM

    ya rabb sampaikanlah salam rinduku kepada kanjeng nabi muhammad saw…
    ampuni aku ya rabb….karena aku b elum mampu membalas rasa sayang kanjeng nabi muhammad saw kepadaku….
    YAA NABI SALAM ALAIKA…
    YAA ROSUUL SALAM ALAIKA…
    YAA HABIB SALAM ALAIKA…
    SHOLAWATULLAHI ALAIKA….
    duhai kanjeng nabi …hamba kangen senyumanmu….
    hamba kangen pelukanmu….

     
  14. uttama adhikari

    7 Juni 2011 at 10:58 PM

    SALAMUN QOULAMMIRROBBIRROHIM ALAIKA YAA SAYYIDI YAA ROSULALLOH.

     
  15. Joko Sabar

    7 Juni 2011 at 11:46 PM

    Shollallahu alla Muhammad…

     
  16. SI:GEDIG:BONDOWOSO

    8 Juni 2011 at 1:59 AM

    Allahumma sholli ala syaidina Muhammad wa ala ali syaidina Muhammad

    sholallahu ala Muhammad
    sholallahu alaihi wasallam

    assalammualaika ya Rosulullah

     
  17. AHMAD®

    8 Juni 2011 at 10:35 AM

    cinta cinta cinta hilangkanlah penyakit cinta ,murnikanlah cinta tulusku ke padaMU dan rosulku.

     
  18. uttama adhikari

    8 Juni 2011 at 11:42 AM

    Demi cintamu yaa NABI pd semua umat mu,
    rengkuhlah diriku berikan syafaatmu.

     
  19. nosferatu

    8 Juni 2011 at 6:02 PM

    salam salim utk ki abduljabar…
    saya sdh belasan kali membaca kisah tersebut.., dan belasan kali pula meneteskan airmata…
    cinta saya kepada Rasulullah tidak terbendung lagi…
    Bagi yg membaca koment saya….Alfatiha utk Rasulullah….
    Terima Kasih..

     
  20. Sidomulyo

    8 Juni 2011 at 7:01 PM

    Assholaatu wassalaamu ‘alaik ya Sayyidi ya Rosuullalloh… Allohumma syawwiqna bil madinah ai fiha Chabibuka Allohumma yassir lana wa zaujatina wa auladina wa dzurriyyatina ziarotal Makkah wal Madinah marrotan ba’ada marrotin ma’al ‘aafiyyah wassalaamah birochmatika ya ArchamarRoochimin.

     
  21. Sidomulyo

    8 Juni 2011 at 7:02 PM

    Assholaatu wassalaamu ‘alaik ya Sayyidi ya Rosuullalloh… Allohumma syawwiqna bil madinah ai fiha Chabibuka Allohumma yassir lana wa zaujatina wa auladina wa dzurriyyatina ziarotal Makkah wal Madinah marrotan ba’da marrotin ma’al ‘aafiyyah wassalaamah birochmatika ya ArchamarRoochimin.

     
  22. cahaya

    8 Juni 2011 at 8:52 PM

    allahumma sholli ala saidina muhammadin abdika wanabiyikan nabbiyil ummi wa ala alihi wasohbihi wasallim

     
  23. Bagongcrom

    8 Juni 2011 at 10:05 PM

    Numpang mampir adem
    diblog kwa terjadi keributan antara @gatoloco vs @ustad ifrit.wah pusing aku

     
  24. Sunan

    8 Juni 2011 at 10:50 PM

    Allahumma sholli ala muhammad,
    Kami semua rindu kepada mu yaa rasulullah

     
  25. santri_one

    8 Juni 2011 at 11:57 PM

    sholawat selalu tercurah untuk kanjeng nabi muhammad SAW

     
  26. R.G. Sudarjo

    9 Juni 2011 at 11:18 AM

    Assalamualaikum ,selamat pagi .nderek nyimak, sungkem katur Ki abdul Jabar,Ki gatoloco,Ki dagoel,ki than must thepost,Ki ageng JJ,abah suhaimi,dan semua pinisepuh.
    ALLOHUMA SHOLI ALA SAYIDINA MUHAMMAD

     
  27. wong mbelink

    11 Juni 2011 at 11:44 AM

    Allohumma sholli ala habibika wa habibina MUHAMMAD.rindu kami padamu Ya ROSULULLOH

     
  28. wadas p

    11 Juni 2011 at 9:19 PM

    mantap,…..mantapppp

     
  29. sanggu

    11 Juni 2011 at 10:33 PM

    YA… ROSULULLOH…

     
  30. andri pulampas

    11 Juni 2011 at 10:48 PM

    shollu’alannabi…

    Allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa’ala ali sayyidina muhammad.

     
  31. asgar

    12 Juni 2011 at 9:47 AM

    assalamu’alaikum wr.wb.

    Allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa’ala ali sayyidina muhammad.

    absen..salam salim poro bolosejati

     
  32. gus santri

    12 Juni 2011 at 1:16 PM

    Salim silaturrahmi dumateng Bolosejati.. Khususon shohibul blog, Ki Abdul Jabbar..hormat takdzim katur panjenengan..
    Hormat takdzim katur Ki Ageng JJ, Ki Thanmust Thepost, dan semua Bolosejati…

     
  33. Ki Ageng JJ

    12 Juni 2011 at 1:35 PM

    @gus santri : SUGENG RAWUH KANG MAS GUS SANTRI

     
  34. ♀Luffy Asli♀

    12 Juni 2011 at 1:48 PM

    Mantaaaaaaaaaap

     
  35. Alimudin

    12 Juni 2011 at 2:37 PM

    ALLOHUMMA SHOLLI WASALLIM ALAA NABIYYANAA MUHAMMADIN

     
  36. amal

    13 Juni 2011 at 10:43 AM

    assalamualaikum,assalamualaika ya rosulloh

     
  37. gus santri

    14 Juni 2011 at 12:09 AM

    Ya Allah..sampaikan salam terindah-Mu kepada junjunganku Nabi Muhammad SAW..
    agar Engkau merahmatiku dalam segala langkahku.. Amin..
    Salim hormat takdzim ugi kagem Ki Ageng JJ.. Kulo cobi ningali blog panjenengan kok dipun password njih…

     
  38. Ki Abduljabbar

    14 Juni 2011 at 11:46 AM

    Salam ta’dzim Kangmas Gus Santri, assalamu’alaikum wr wb ….

     
  39. Wongalam

    4 Februari 2012 at 9:09 PM

    Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammad wa ala ‘ali sayyidina muhammad.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s