RSS

HIKMAH DIBALIK SAKIT

29 Jun

HIKMAH DIBALIK SAKIT
yudha kelana
mustika_laduni@yahoo.com

Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (Al Anbiyaa’: 35). Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir Al Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan”. (Tafsir Ibnu Jarir). Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat dinalar oleh akal manusia.
Sakit Menjadi Kebaikan bagi Seorang Muslim jika Dia Bersabar
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)
Sakit Akan Menghapuskan Dosa
Ketahuilah wahai saudaraku, penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuhmu. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala, ”Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (Asy-Syuura: 30). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya.” (HR. Muslim)
Sakit akan Membawa Keselamatan dari Api Neraka
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan mengahapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi.” (HR. Muslim)
Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang dideritanya. Bergembiralah wahai saudaraku, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (HR. Al Bazzar, shohih)
Sakit akan Mengingatkan Hamba atas Kelalaiannya
Wahai saudaraku, sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya. Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya. Oleh karena itu, jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah, dia baru merasakan kelemahan, kehinaan, dan ketidakmampuan di hadapan Rabb-Nya. Dia menjadi ingat atas kelalaiannya selama ini, sehingga ia kembali pada Allah dengan penyesalan dan kepasrahan diri. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, ”Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.” (Al An’am: 42) yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara ta’at dan pasrah kepada-Ku. (Tafsir Ibnu Jarir)
Terdapat Hikmah yang Banyak di Balik Berbagai Musibah
Wahai saudaraku, ketahuilah di balik cobaan berupa penyakit dan berbagai kesulitan lainnya, sesungguhnya di balik itu semua terdapat hikmah yang sangat banyak. Maka perhatikanlah saudaraku nasehat Ibnul Qoyyim rahimahullah berikut ini: “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah (yang dapat kita gali, -ed). Namun akal kita sangatlah terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia di bawah sinar matahari.” (Lihat Do’a dan Wirid, Yazid bin Abdul Qodir Jawas)
Ingatlah saudaraku, cobaan dan penyakit merupakan tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka cobaan.” (HR. Tirmidzi, shohih). Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami keyakinan dan kesabaran yang akan meringankan segala musibah dunia ini. Amin.

 

About these ads
 
33 Komentar

Ditulis oleh pada 29 Juni 2011 in ARTIKEL

 

33 responses to “HIKMAH DIBALIK SAKIT

  1. anak tunggal

    29 Juni 2011 at 1:19 PM

    pertama

     
  2. anak tunggal

    29 Juni 2011 at 1:20 PM

    @ km yudha kelana
    salam salim

     
  3. anak tunggal

    29 Juni 2011 at 1:22 PM

    @ km yudha kelana
    ijin nyimak

     
  4. anak tunggal

    29 Juni 2011 at 1:23 PM

    belum ketahuan
    absen lagi

     
  5. Permono Shidiq

    29 Juni 2011 at 1:26 PM

    Menikmati sakit sebagaimana nikmatnya sehat….menikmati kesempitan sebagaimana nikmatnya kelapangan….saudaraku semoga kita diberi Allah segala kemudahan dalam hidup ini…amiin

     
  6. Gajah Mada Muda

    29 Juni 2011 at 1:28 PM

    Peace bolo sejati

     
  7. Gajah Mada Muda

    29 Juni 2011 at 1:31 PM

    Weleh weleh d brong kang mas anak tunggal . . .

     
  8. Gajah Mada Muda

    29 Juni 2011 at 1:33 PM

    Met ciang @ all bolo sejati . . .

     
  9. MBAH JATI

    29 Juni 2011 at 1:37 PM

    tanda tangan nggih

     
  10. MBAH JATI

    29 Juni 2011 at 1:37 PM

    nengok bentar

     
  11. MBAH JATI

    29 Juni 2011 at 1:38 PM

    10

     
  12. anak tunggal

    29 Juni 2011 at 1:41 PM

    @ k.m Gajah Mada Muda, sekali-kali kan boleh tho k.m
    mumpung msh sendiri

    @ MBAH JATI, salim sungkem mbah
    mugi karahayon

     
  13. *SURO MENGGOLO*

    29 Juni 2011 at 1:44 PM

    Met siang BS smua? Ijin nyimak,artikel yg menarik monggo dilanjut?

     
  14. bang jampang

    29 Juni 2011 at 1:50 PM

    Salam salim sesepuh dan poro bolo sejati izin nyimak….

     
  15. uttama adhikari

    29 Juni 2011 at 2:06 PM

    Asskum wr wb, salam salim salaman tuk bolo sejati semua.

     
  16. warisalhifzhi

    29 Juni 2011 at 2:07 PM

    Amiin ya Rabb.. Bersihkan dosa hamba dengan musibah dan rasa sakit ya hamba alami…
    Dan masukanlah hamba kdalam golongan orang2 yg engkau beri hidayah…

     
  17. tarmono

    29 Juni 2011 at 2:19 PM

    ikut nyimak

     
  18. wonk kalongan

    29 Juni 2011 at 3:10 PM

    ikut nyimak aja mas yudha.

     
  19. Peniup Salju

    29 Juni 2011 at 3:13 PM

    @ Ki Dalang CK
    @ Kang Mas Dalang SB
    @ Ustd Hasan As’ad,
    @ Bang Arial Gemilang
    @ All Saudara2 ku di Bolo Sejati
    Semoga di sore ini, Allah melimpahkan nik’mat dan Rahmat-Nya untuk kita semua. Amin…

    Salam Persaudaraan Sejati …

     
  20. fredysyifa

    29 Juni 2011 at 3:20 PM

    kangmas yudha…apa kabar?ijin menyimak nggeh…

     
  21. Antok J

    29 Juni 2011 at 3:25 PM

    Nyimak

     
  22. Asgar

    29 Juni 2011 at 3:50 PM

    Absen..

     
  23. hasbynafsy

    29 Juni 2011 at 3:56 PM

    Salam salim Kang Mas yudha kelana
    Apa kabar ? moga sehat selalu…

     
  24. JUNAI

    29 Juni 2011 at 4:26 PM

    Absen sore, salam @km Yudha

     
  25. Merpati

    29 Juni 2011 at 4:51 PM

    hadir, nyimak

     
  26. cahaya

    29 Juni 2011 at 5:13 PM

    seratus persen wedaran yg mengingatkan diri ini..Alhamdulillah..trima kasih mas yudha…salimhangat selalu buat all bolo sejati…

     
  27. GEDIG:BONDOWOSO

    29 Juni 2011 at 5:55 PM

    hadir menyimak

     
  28. mohamad soleh

    29 Juni 2011 at 7:13 PM

    melu nyimak….

     
  29. mas Sastro

    29 Juni 2011 at 9:48 PM

    Babaran yang mantab untuk mawas diri …….

     
  30. ugan surya

    29 Juni 2011 at 10:07 PM

    Assalamualaikum wr wb.selamat malam salam salim sedulurku.
    @yudha kelana:salam perseduluran kang mas,artikel yang mantaps,semoga bisa di ambil hikmahnya ketika kita di beri ujian sakit oleh Allah swt,kita bisa menjalaninya dengan penuh sabar dan tawakal.
    @All bolo sejati:selamat malam salam salim,salam perseduluran.
    hadir dan nyimak
    hatur nuhun.

     
  31. TRIONO

    30 Juni 2011 at 12:02 AM

    Ikut nyimak,,,,,sedulur kbeh,,,artikel bagus ”I LIKE IT”

     
  32. wisanggeni

    30 Juni 2011 at 2:07 PM

    ikut nyimak

     
  33. Rahmat22

    7 November 2011 at 6:42 AM

    Qobiltu, ijin mengamalkan amalan ilmu tarik kekayaan.
    Insya Allah bermanfaat ki. Amin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 833 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: